Menurut Kantor Berita ABNA, kembali terjadi penyerangan bersenjata oleh kelompok teroris kepada bus yang mengangkut puluhan warga Syiah dalam perjalanan untuk berziarah ke makam Imam Husain as dan Imam Ridha as di pedesaan Hezar Ganjih kawasan kota Quita bagian selatan Pakistan, empat orang tewas dan sebelas orang mengalami luka-luka dalam penyerangan tersebut.
Sumber Rumah Sakit kota Quita menyebutkan bahwa mereka yang terluka dalam peristiwa tersebut mengalami luka serius yang cukup parah, sehingga korban jiwa dari tragedi tersebut kemungkinan besar bertambah. Saksi mata kejadian tersebut menyatakan bus tersebut mengangkut 27 orang warga Syiah Pakistan. Mereka hendak ke Irak dan Iran untuk melakukan ziarah ke kedua makam suci di kedua Negara tersebut. Namun belum juga mereka keluar dari Pakistan, mereka justru mendapatkan terjangan peluru dari kelompok teroris anti Syiah.
Pihak kepolisian, ketika mendapatkan kabar dari warga segera menuju lokasi kejadian, namun kelompok penyerang telah terlebih dahulu melarikan diri setelah melampiaskan kebejatan mereka.
Beberapa saksi mata memberikan penyaksian bahwa polisi sebenarnya masih bisa melakuan pengejaran terhadap pelaku, namun mereka berdiam saja dan seolah tidak terjadi apa-apa. Mereka pun memberikan bantuan sekedarnya kepada korban. Sampai sekarang, tidak satupun kelompok ataupun pihak yang mengaku bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.